Seiring berjalannya waktu orang-orang akan mencari penghasilan tambahan untuk mencukupi kebutuhannya yang mana harga barang juga semakin tinggi.
Nah, banyak yang salah menafsirkan antara passive income, kerja sampingan, dan side hustle. Untuk itu, simak artikel ini sampai habis dan MasMin akan bahas selengkapnya disini.
Passive Income Artinya
Apa itu passive income? Pemasukan yang dihasilkan dari aktivitas yang tidak berkelanjutan atau minim yang dilakukan secara tidak langsung.
Pemasukan tersebut cocok bagi kamu yang memiliki pekerjaan utama dan ingin mendapatkan penghasilan tambahan tanpa meninggalkan atau mengganggu pekerjaan utama.
Maka dari itu, kalau kamu ingin mendapatkan passive income perlu persiapan yang matang dan baik agar yang didapat bisa lancar dan kamu akan mencapai goals.
Manfaat Passive Income
Penting untuk kamu kenali dulu manfaat passive income sebelum memutuskan untuk memulainya adalah sebagai berikut.
-
Tujuan Keuangan yang Jelas
Dengan adanya pemasukan yang banyak salah satunya melalui passive income bisa membantu dalam menentukan financial goals yang cepat dan juga jelas.
Maka dari itu, passive income juga akan efektif dan efisien dari segi waktu dalam mewujudkan financial goalsmu. Gunakan aplikasi pencatat keuangan untuk mencatat seluruh pemasukan serta pengeluaranmu, ya!
-
Tidak Ketergantungan dengan Satu Sumber Pemasukan
Semakin meningkatnya harga dan kebutuhan sehari-hari yang mana kamu perlu untuk mencari beberapa sumber tidak hanya dari satu sumber saja.
Apabila kamu memiliki pemasukan dari passive income semuanya akan terasa lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan harian dan kamu tidak ketergantungan dengan satu sumber pemasukan saja.
-
Bebas Meraih Passion
Mungkin sebelum kamu memiliki passive income dan hanya memiliki satu sumber penghasilan dari pekerjaan utama akan sulit dan terbatas untuk melakukan berbagai hal termasuk passion.
Nah, dengan adanya passive income memungkinkan kamu untuk meraih bahkan menekuni passion atau hal-hal lain di luar pekerjaan utama.
-
Kondisi Finansial Lebih Stabil
Ingin mencapai financial freedom? Tenang saja, adanya passive income stabilitas finansial mu akan tercapai yang membuat kamu mencapai financial goals yang sudah ditentukan dan lebih jelas.
Terlebih, kamu bisa mencapainya dengan lebih cepat karena penghasilan yang kamu dapatkan berasal dari dua sumber yaitu pekerjaan utama dan passive income.
Contoh Passive Income
Kamu perlu untuk kenali lebih dalam kira-kira passive income apa yang cocok denganmu untuk dijalani dalam jangka waktu yang panjang, sehingga perlu untuk dipikirkan secara matang.
Kali ini MasMin akan berikan beberapa contoh passive income yang bisa kamu lakukan dan pilih juga berpotensi untuk jangka panjang sebagai berikut.
-
Investasi

Pilihan yang paling banyak dipilih oleh banyak orang untuk dijadikan passive income adalah investasi yang tidak mengganggu pekerjaan utamamu.
Ada banyak jenis investasi yang bisa kamu pilih mulai dari saham, reksa dana, emas atau logam mulia, obligasi, deposito, dan lain sebagainya. Namun, instrumen investasi tersebut masing-masing memiliki kelebihan dan juga kekurangan yang perlu kamu pertimbangkan secara matang.
Jika, kamu ingin memilih investasi saham nggak ada salahnya untuk kenal dan pelajari lebih dalam cara investasi saham terutama bagi kamu yang pemula.
-
Sewa Properti

Kamu bisa dapatkan passive income dengan cara menyewakan properti seperti kost, ruko atau bangunan, rumah, atau unit apartemen yang nggak kepakai.
Sebelum memulainya, kamu perlu untuk mempertimbangkan target market dan pastikan properti tersebut dalam kondisi yang layak dan aman untuk dihuni.
-
Dropshipping

Anak muda di jaman sekarang mencari passive income yang bahkan tidak perlu mengeluarkan modal seperti menjalankan bisnis dropshipping.
Kamu hanya membutuhkan modal internet saja dan sangat mudah yaitu mencari supplier yang tepat suatu produk dan kemudian barang tersebut kamu jual kembali secara online tanpa perlu menyediakan stoknya terlebih dahulu.
Hanya perlu pesan produknya saja ke supplier dan nantinya akan dikirimkan ke alamat pembelinya langsung.
-
Affiliate Marketing

Selain dropshipping juga banyak yang melakukan program affiliate marketing sebagai passive income. Kamu hanya perlu menawarkan atau mendaftarkan diri untuk mempromosikan dan juga menjual produk suatu perusahaan atau brand.
Tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan yang besar dengan menautkan link untuk promosi ke website atau media sosial pribadi sebagai strategi marketingnya.
-
E-Book atau Template Digital

Produk digital kini sedang ramai diperbincangkan dan banyak yang menjadikannya passive income seperti membuat e-book, template digital dan masih banyak lagi dari keahlian orang di bidang tertentu.
Kelebihan dari produk digital ini adalah kamu tidak perlu membuatnya ulang, namun bisa dijual berulang kali. Simple dan mudah, bukan?
Tips Memulai Passive Income
Nah, untuk memulai passive income berikut ini adalah beberapa tipsnya.
- Tentukan jenis passive income yang cocok dan sesuai dengan kemampuan dan minatmu
- Ketika sudah berjalan pelan-pelan kamu bisa coba untuk menambah sumber passive income lainnya agar finansialmu semakin stabil
- Agar lebih aman dan tenang kamu bisa memastikan kembali aset serta penghasilanmu dan juga asuransi jiwa
Selain itu, penting juga untuk kamu tahu cara mengatur keuangan supaya penghasilan yang didapatkan dari penghasilan utama dan passive income bisa teratur dan kamu tidak impulsif.
Itu dia pembahasan lengkap tentang passive income mulai dari pengertian, manfaat, contoh-contoh, hingga cara mendapatkannya yang bisa kamu implikasikan.
Lakukan dengan konsisten dan juga disiplin penuh untuk menjadi awalan agar kondisi keuanganmu semakin baik, sehingga kamu sudah memiliki penghasilan tambahan dan merasa secure.
Semoga informasi di dalam artikel ini bermanfaat untuk kamu yang sedang berusaha untuk mencari passive income yang sesuai. Nantikan selalu artikel menarik selanjutnya dari Heymale dan jangan lupa untuk share ke media sosialmu, ya!